SETU (MTI) Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kota Tangerang Selatan atau Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) digelar di Gedung Graha Widya Bhakti, Puspiptek, Setu, Senin (30/3). Kegiatan ini, untuk menyeleksi usulan masyarakat yang sudah masuk melalui kegiatan Musrenbang Kelurahan dan Kecamatan.
Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany yang datang sejak pagi hari langsung memaparkan beragam rencana program tahun 2016 mendatang. Di hadapan ratusan tamu yang datang, mulai dari Wakil Walikota, Sekda, Kepala SKPD, perwakilan dari Pemprov Banten hingga masyarakat dari berbagai unsur. Selama kurang lebih dua jam Walikota Airin membahas mengenai hasil pembangunan selama empat tahun ke belakang dan rencana pembangunan pada 2016 nanti.
"Untuk pembangunan Taman Budaya, tetap akan dilakukan pada tahun anggaran ini (2015). Anggarannya dipangkas menjadi tujuh miliar. Konsepnya terbuka, agar masyarakat juga bisa menikmati," kata Walikota sembari menunjuk ke slide show animasi Taman Budaya.
Tak hanya Taman Budaya, beragam program kerja lain seperti progres pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Kota Tangsel (KP2KTS) juga turut dibahasnya. Selain itu, ada juga rencanan pembangunan Gedung DPRD Kota Tangsel, yang bakal dibangun tahun ini dengan total anggaran mencapai Rp.85 miliar. "Desainnya yang membuat Pak Ridwan Kamil, sebelum beliau menjadi Walikota Bandung," kata dia. Walikota menambahkan, pembangunan Depo Arsip Tangsel masuk dalam tahun anggaran 2016. "Depo Arsip jadi prioritas 2016. Karena segala macam arsip harus disimpan di tempat yang aman."
Tahun depan, Pemkot Tangsel juga berencana membuat sky view atau pedestrian layang di Hutan Kota I kawasan BSD. "Saya sudah lihat dan rasakan langsung antusias masyarakat yang tinggi dan kebutuhan akan taman kota sebagai tempat rekreasi dan olah raga". jogging track yang biasa digunakan oleh masyarakat di taman kota relatif sempit, namum apabila dilebarkan khawatir akan mengganggu ekosistem pohon-pohon rindang yang tumbuh di sana. "makanya kita kembangkan jogging track,Kita sudah koordinasi dengan pengembang." jelas Walikota.
Dibantu beberapa Kepala SKPD, dijelaskan juga program-program strategis yang dibutuhan masyarakat. Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman - Taher Rochmadi menjelaskan menjelaskan rencana pembangunan Taman Pemakaman Umum terpadu di Kawasan Kecamatan setu. TPU yang mematok target lahan hingga 20 Ha ini akan mengakomodir kebutuhan warga akan pemakaman. "akan ada pengelompokkan makam menurut agama." ujar Taher.
Kepala Dinas Perhubungan Kominfo - Sukanta turut menjelaskan rencana pembangunan terminal pondok cabe di Pamulang. "kita terus lengkapi sarana dan prasarana di lokasi terminal. dan saat ini, masalah yang menjadi perhatian utama adalah akses jalan masuk menuju terminal yang masih sempit dan perlu pelebaran."ujar Sukanta.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangsel Teddy Meiyadi mengaku ada sekitar 4000-an usulan pembangunan yang dibahas pada Musrenbang tingkat Kota. Ribuan usulan itu diusulkan masyarakat melalui Musrenbang tingkat Kelurahan dan Kecamatan. "Tidak semua (usulan) bisa dimasukkan. Karena kemampuan APBD terbatas. Maka itu kita bahas untuk menentukan prioritas," kata pria berkaca mata ini.
APBD Kota Tangerang Selatan, nantinya bakal dialokasikan bagi pembangunan infrastruktur sebanyak 68 persen, sektor pendidikan 20 persen, penanganan kemiskinan dan pengangguran lima persen dan sisanya lima sampai 10 persen untuk peningkatan kualitas SDM. "Peningkatan kualitas SDM menjadi konsentrasi kami. Di semua daerah pun begitu. Ini menjadi penunjang pembangunan suatu daerah," kata dia seraya mengaku estimasi APBD Kota Tangerang Selatan 2016 mencapai Rp3,5 triliun.
Sementara itu Kepala Bapeda Provinsi Banten - Yanuar, menjamin bahwa pembangunan jalan-jalan yang menjadi kewenangan Provinsi yang ada di wilayah Kota Tangerang selatan - yang selama ini banyak dikeluhkan warga, tahun ini akan dilakukan perbaikan. "sedang dalam tahap pelelangan. mudah-mudahan tidak ada hambatan yang berarti sehingga keluhan masyarakat.
Kamis, 09 April 2015
Walikota Paparkan Langsung Program Kerja Strategis
LURAH PAKU ALAM MENGANTISIPASI MASALAH ISIS
Tangerang Selatan (MTI) Kelurahan Paku Alam memperketat pelayanan warga. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran paham Islamic State (ISIS), Pihak kelurahan bekerjasama dengan kamtibmas Babinsa dan tokoh masyarakat mewaspadai perilaku warga yang mencurigakan.
Lurah Paku Alam, H. Sulaeman mengimbau RW, RT dan warga untuk mewaspadai keluarga yang cenderung tertutup dengan warga lainnya. Tokoh masyarakat dan ulama juga berperan mewaspadai penyebaran paham yang menyesatkan warga. Pihak kelurahan juga memeriksa ketat calon warga yang akan membuat kartu tanda penduduk (KTP) di wilayah ini. Warga yang pindah domisili juga tak luput dari perhatian petugas. Warga yang bertamu lebih dari 24 jam diminta segera melapor ke rukun tetanggga (RT) setempat.
Dan Apapun yang diusulkan lurah paku alam selalu terwujud sesuai dengan keinginan masyarakat Paku Alam yaitu pendidikan gratis, kesehatan, infrastruktur, dan kita bisa melihat hampir tidak ada lagi sekolah yang tidak layak gedung-gedungnya pun sangat bagus dan tidak kalah dengan DKI Jakarta sarana dan prasarana untuk kegiatan belajar dan mengajar sangat lengkap Sekloah gratis yang ditunggu - tunggu masyarakat kota tangsel itu ternyata bukan isapan jempol belaka sudah menjadi kenyataan, begitu pula dengan pembangunan puskesmas, rumah sakit, infsrastruktur, kantor kelurahan dan kecamatan untuk memberikan pelayanan masyarakat yang prima. tidak ada yang tidak bisa kalau ada niat untuk mamajukan kota tangerang selatan itu pun kalau masyarakat bisa bekerja sama dan ibu wali kota tangerang selatan Airin Rachmi Diany memohon do'a dan kerja samanya. (Doni, Jun)
PELAYANAN DI DINAS PENCATATAN SIPIL LAMBAT
Tangerang Selatan (MTI) pelayanan di dinas kependudukan dan pencatatan sipil tangerang selatan sangat lama sama seperti membuat KTP, Kartu Keluarga, Surat Pindah Dll.
Awalnya di kelurahan 1 hari, di kecamatan 1 hari, itu wajar. Sedangkan di dinas kependudukan dan pencatatan sipil (DUKCAPIL) sangat lama sampai 4 s/d 14 hari kerja, Sedangkan di DKI Jakarta hanya 1 hari selasai semua serba cepat. Gratis pula, padahal KTP, Kartu Keluarga, Dll sangat lah penting, seharusnya pemerintah kota tangerang selatan mencontoh DKI JAKARTA dalam pelayanan di dinas kependudukan dan pencatatan sipil sangat Setiap hari warga mengeluh ke awak media tangsel karena lambatnya mengurus berkas surat pindah, KTP, Kartu Keluarga, Dll di Disdukcapil kota tangerang selatan, dan warga menudiing Ka Disdukcapil tidak becus kerja dalam melayani masyarakat Tangerang Selatan, “Padahal semua persyaratan lengkap, kalau tidak lengkap pasti dikembalikan saat mendaftar,”
Pantauan media tangsel, banyak warga yang datang ke ruang Bidang Kependudukan untuk mengambil berkas yang sudah jadi harus pulang dengan tangan hampa karena belum jadi. Padahal banyak diantara mereka yang sudah memasukkan berkas sejak dua pekan yang lalu. (JUN)
Adik Atut dan Airin Merapat ke Agung Laksono
Golkar kubu Agung Laksono bergerak secara simultan merangkul kader-kader partai beringin. Satu persatu pengurus Golkar yang awalnya loyal ke Ical pindah kubu mendukung Agung, di antaranya adalah pengurus DPD I Golkar Banten.
ditemani Ketua DPP Golkar hasil Munas Jakarta, Ace Hasan Syadzily, Agung Laksono menggelar pertemuan dengan DPD I Banten yang dipimpin oleh Ratu Tatu Chasanah di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat. Para pengurus DPD II Banten juga ikut dalam pertemuan itu.
Hadir dalam pertemuan itu Ketua DPD II Pandeglang Wawan Gunawan, Ketua DPD II Kota Tangerang Abdul Syukur, DPD II Kota Tangerang Selatan Airin Rahmi Diani, Ketua DPD II Kota Serang Tb Haerul Zaman, Ketua DPD II Kabupaten Serang SM Hartono, Ketua DPD II Lebak Kasmin, Pengurus DPD I Banten Suparman, dan Ketua DPD I Banten Ratu Tatu Chasanah.
"Terkait kebijakan DPP Partai Golkar pasca keluarnya Surat Kemenkumham," kata Ace Hasan saat ditanya soal isi pertemuan.
Pertemuan ini menjadi sinyal makin menguatnya kepengurusan Agung di internal Golkar. Selain para pengurus daerah yang mulai merapat, anggota Fraksi Golkar di DPR juga mulai loncat kubu ke barisan pendukung Agung Laksono.
Gacho Siap Maju di Pilkada Tangsel
Tangerang Selatan (MTI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat (PD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mulai membuka pendaftaran bakal Calon (Balon) Walikota dan Wakil Walikota.
Dibukanya pendaftaran tersebut, langsung dimanfaatkan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah setempat, Gacho Sunarso untuk mendaftarkan diri. Alhasil, Gacho menjadi pendaftar pertama ke DPC PD.
Gacho Sunarso datang ke Dewan Perwakilan Cabang Partai Demokrat tanpa ditemani pendukungnya dan langsung diwawancarai oleh Tim Penjaringan DPC Partai Demokrat.
Menurut Gacho, dirinya sebagai warga kota pemekaran dari Kabupaten Tangerang ini merasa terpanggil untuk mencalonkan diri melalui Partai Demokrat.
“Setiap warga berhak untuk memilih dan dipilih. Sepanjang memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku,” terang politisi Partai Demokrat ini usai mendaftar di Dewan Perwakilan Cabang Demokrat.
Gacho meyakini, dirinya dapat lolos dalam proses penjaringan yang dibuka partainya, mengingat dirinya merupakan salah satu kader partai yang sudah dua periode duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tangerang Selatan
Dalam Pilkada Tangerang Selatan nanti, Gacho ingin semua calon bertindak jujur. Artinya, kata dia, jangan ada lagi politik uang. "Saya hanya minta kejujuran saja di sini.
Tak ada lagi politik uang, Tolong hati-hati buat para calon, karena Gacho juga maju," ungkapnya.
Selain itu, Gacho mengimbau kepada masyarakat agar tidak tergiur iming-iming uang yang diberikan calon Wali Kota nantinya. "Masyarakat Tangerang Selatan, khususnya kalangan bawah, jangan tergiur uang Rp 30 sampai Rp 50 ribu, karena kerugiannya lima tahun ke depan. buat kandidat juga harus jujur, jangan beli suara. Kita adu program aja," tegas Gacho.
Kemudian, Gacho menekankan dalam Pilkada nanti tak ada uang Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) yang digunakan untuk kepentingan kampanye. "Saya berharap bahwa APBD milik rakyat, bukan milik incumbent. Karena uang rakyat, harus dikembalikan kepada rakyat," ujarnya. (Juanda, Eko)
Jumat, 13 Februari 2015
SERAH TERIMA JABATAN DAN LEPAS SAMBUT CAMAT, SEKCAM DAN KASUBAG PEP DI KECAMATAN SETU
Selasa, 30 Desember 2014
SDN CABE ILIR 1 DAN 2 SELESAI PEMBANGUNANNYA
Tangerang Selatan (MTS) Sudah sangat lama pembangunan sekolah ini tertunda dan menelantarkan serta mangganggu kegiatan belajar dan mengajar, Masyarakat sekitar SDN Cabe Ilir 1 dan 2 Kecamatan Pamulang sangat membutuhkan fasilitas pembangunan sekolah, setelah pembangunan sekolah ini dilanjutkan oleh PT. SONSON JAYA UTAMA para orang tua murid, masyarakat dan kepala sekolah termaksud guru-gurunya sangat mengharapkan pembangunan sekolah ini selesai tepat pada waktunya dan berkat kerja keras PT. SONSON JAYA UTAMA dapat menyelesaikan gedung sekolah SDN Cabe Ilir 1 dan 2 ini tepat waktu dan mudah-mudahan sehabis liburan ini dapat digunakan.
Setelah hal ini dikonfirmasikan kepada pihak pemborong PadalahT. SONSON JAYA UTAMA H. Chairudin beliau menjawab ini semua berkat do'a dan kerjasama semua pihak serta kerja keras kita siang dan malam kami juga bertekad bahwa gedung ini harus selesai tepat waktu karena sangat dibutuhkan masyarakat setempat tempat anak-anak kita menimba ilmu gedung sekolah ini adalah sarana dan prasarana penting sebagai tempat belajar dan mengajar masyarakat setempat. ini sudah menjadi tanggung jawab kita semua alhamdulillah pembangunan sekolah ini sudah selesai sebelum waktu yang ditentukan oleh pemerintah mudah-mudahan gedung ini cepat bisa digunakan ujar H. Chairudin dan ketika hal ini ditanyakan kepada masyarakat setempat mereka sangat memuji pekerjaan pemborong ini, Para awak media, lsm juga mengharapkan propesional dan kejujuran pemborong dalam melaksanakan pembanggunan gedung-gedung sekolah ditangsel. tidak ada orang mmbangun gedung tiga lantai dengan beberapa ruang kelas sampai tiga tahun ada apa dibalik ini semua. Dan pihak dinas terkait tinggal menunggu palitdasi hasil penemuan awak media dan,LSM. Mudah-mudahan .kedepannya semua ini dapat dijadikan contoh oleh dinas terkait dan
yang lainnya, jangan lagi memakai pemborong abal-abal yang bikin tiang kolom saja bengkok-bengkok dan mebangun gedung sekolah yang hanya tiga lantai dengan ruang kelas yang tidak seberapa sampai 3 (tiga) tahun dan melihat kenyataan dilapangan masih banyak gedung-gedung sekolah yang dibangun oleh pemborong baru dengan muka lama pekerjaannya kemungkinan besar tidak selesai. Tim media dan LSM lagi turun kelapangan mencari tau siapa yang bertanggung jawab dinas Tatakota atau pemborong atau dua-duanya (Juanda)
yang lainnya, jangan lagi memakai pemborong abal-abal yang bikin tiang kolom saja bengkok-bengkok dan mebangun gedung sekolah yang hanya tiga lantai dengan ruang kelas yang tidak seberapa sampai 3 (tiga) tahun dan melihat kenyataan dilapangan masih banyak gedung-gedung sekolah yang dibangun oleh pemborong baru dengan muka lama pekerjaannya kemungkinan besar tidak selesai. Tim media dan LSM lagi turun kelapangan mencari tau siapa yang bertanggung jawab dinas Tatakota atau pemborong atau dua-duanya (Juanda)
Jumat, 21 November 2014
SANG PENCURI LISTRIK
Kerap
terjadi pencurian listrik oleh pengusaha kontraktor mitra kerja dari
instansi-instansi pemerintah yang berada di wilayah tangerang selatan, apalagi
pemkot tangerang selatan lagi giat-giatnya membangun, yang sangat ironisnya para
pemborong mencuri listrik dengan basis kesadaran minimalis . Secara empiris
setidaknya akan melahirkan dua (2) kali negative, dengan maraknya pencurian
listrik dan loses (susut) yang meningkat .
Faktualnya pencurian listrik baik
konsumen industry bisnis maupun rumah tangga masih tinggi . Kontribusi
pencurian listrik terhadap susut (Non teknis) sangatlah tinggi, seperti untuk
pembangunan tambah ruang kelas SDN Pamulang Indah kecamatan pamulang, yang
anggarannya sangatlah besar Rp. 10.589.339.000 dibawah naungan dinas pendidikan
Tangsel . Pembangunan tambah ruang kelas tersebut, di menangkan oleh PT MITRA MULTI PERKASA . Untuk
pemakaian listriknya, mereka mencari dengan cara loses (Susut) .
Terkait
dengan pencurian listrik oleh PT
MITRA MULTI PERKASA dengan cara menyambung kabel langsnung tanpa
melalui meteran apa lagi PT MITRA MULTI PERKASA dapat proyek
APBD 2014 di Tangsel ini ada 6 titik, jangan-jangan semua proyek yang di
tanganinnya untuk pemakaian listrik sama (Loses atau Mecuri aliran listrik)
tindakan pencurian listrik telah merugikan PLN dan harus di tindak tegas .
Jumat, 17 Oktober 2014
KASI TRANTIB CEPAT BERADABTASI
Kabupaten Tangerang (MTI) Meskipun terbilang
baru menjabat sebagai Kasi Trantib Kelurahan Curug Kulon Kabupaten Tangerang,
namun bagi pria yang bernama Anto Sugianto Ali As, dirinya mendapat kemudahan
beradaptasi di tempat kerjanya yang baru. Dia merasa jika keberadaannya di
Kelurahan Curug Kulon ini juga disambut baik oleh seluruh staf kelurahan.
“Karena saya masih terbilang baru di sini, saya masih beradaptasi dengan
lingkungan dan pekerjaan. Namun untuk lingkungan kerjanya sendiri terbilang cukup
baik, semua saling mendukung dan bekerja sama dengan kompak,” ujarnya
menceritakan suasana Kelurahan Curug Kulon.
Tugas yang diembannya, walupun terbilang
berat dirinya mendapat bantuan dari staf-staf yang lain, khususnya dari mantan
Kasi Trantib. “Beradaptasi dan belajar mengenai tugas-tugas yang harus
dilakukan tidaklah terasa berat, Kasi Trantib yang lama juga ikut membantu
mengajarkan apa saja tugas yang harus dilakukan.
Saat ditanya mengenai program kerja yang akan
dilakukannya, Sugianto menjelaskan jika dirinya masih meneruskan apa yang telah
menjadi program Kasi Trantib sebelumnya. “Untuk sementara masih mengikuti
program yang sebelumnya, untuk program kerja yang baru juga masih diprogramkan,
saya belum tahu banyak. Namun yang jelas saya akan berusaha secara maksimal
dalam memberikan pelayanan,” jelas Sugianto.
Dengan bergabungnya Sugianto menjadi Kasi
Trantib di Kelurahan Curug Kulon ini, dirinya berharap agar keamanan dan
ketertiban di wilayanya semakin aman dan terjaga. “Untuk para warga, saya
berharap agar menjaga keamanan di wilayahnya masing-masing, yang terutama
adalah keamanan diri sendiri. Namun bukan berarti kita tidak peduli dengan yang
lain, harus saling mengingatkan pula tentang masalah keamanan dan ketertiban
ini,” terangnya.
Untuk menggalakkan kembali program siskamling
di tiap-tiap lingkungan RT untuk mencegah terjadinya tindak kriminal dan
bencana alam. “Mari kita lebih giatkan kegiatan Poskamling di wilayah kita,
kegiatan ini sendiri bisa menekan angka kriminal di wilayah kita. Diharapkan
juga bagi para Ketua RT untuk selalu mengimbau warganya untuk selalu
berhati-hati, khususnya bila warga yang inggin meninggalkan rumah. (Upardi,
Hary)
BEKERJA DENGAN AMANAH DAN SELALU ENJOY
Ketika
ditemui rekan media Tangsel Indonesia
yang berkunjung kekantornya dia dikenal sebagai Sekretaris Lurah Pondok Karya
Kota Tangerang Selatan yang selalu mendukung kebijakan serta menjalankan
perintah atasannya yaitu Lurah Pondok Karya H. Kamaludin. S,ag, M.Si dalam
menjalankan kebijakannya karena dia menyadari dalam melaksanakan tugasnya harus
saling memberi dukungan antara atasan dan bawahan bahwa ini membuktikan ia
benar-benar mampu untuk menyelaraskan kebijakan atasan dan mampu berkomunikasi
kepada masyarakat sebagai bentuk
pengabdiannya di Kelurahan Pondok Karya Kota Tangerang Selatan baginya
hidup ini harus dijalankan
sebaik-baiknya serta mampu memberikan contoh teladan kepada masyarakat Kelurahan
Pondok Karya Kota Tangerang Selatan dan ia menyadari tugas sebagai Sekretaris Kelurahan
Pondok Karya sangatlah berat tetapi bila
dijalankan dengan hati yang bersih, tulus dan ikhlas maka pekerjaannya akan menjadi lebih ringan karena
ia menganggap jabatannya adalah Bekerja sesuai Prosedur, Melayani masyarakat
agar lingkungan tetap kondusif, aman dan terkendali .
Lurah
Pondok Karya Kota Tangerang Selatan H. Kamaludin S,ag, M.Si selalu
menyertakannya dan bersama-sama dengan
staff dan pegawai Kelurahan Pondok Karya Kota Tangerang Selatan untuk melayani
masyarakat Pondok Karya supaya tercipta kerja sama yang baik dalam pelayanannya
kepada masyarakat Pondok Karya sehingga berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala apa pun katanya kepada awak
media Tangsel Indonesia. (Juanda, Slamet)
SOSIALISASI MEWASPADAI TIMBULNYA BAHAYA ISIS DI KECAMATAN CURUG
Kabupaten Tangerang (MTI)
Sosialisasi dihadiri oleh Kepolisian, Koramil, Kesbangpol, Tokoh agama,
Tokoh masyarakat dan keamanan di kecamatan curug kabupaten tangerang peran
serta tindakan masyarakat dalam mencegah paham ISIS di daerah kabupaten
tangerang:
1. Tidak mudah terpengaruh
terhadap idiologi ISIS
2. Laporkan segera bila ada kelompok atau ajaran yang berbau
melenceng dari ajaran islam
3. berkordinasi kepada semua
pihak yang berwewenang
4. tindakan pencegahan dari dalam
diri sendiri.
Situasi politik dan ajaran yang
ditenggarai melanggar syariat islam, ISIS dianggap sebagai organisasi yang
radikal serta menggunakan kekerasan demi memperjuangkan gagasannya, jika
dibiarkan cara-cara kekerasan itu akan mengancam keutuhan Indonesia ujar Camat
Curug Bay Barokna, SH,M.Si. dan beliau menambahkan dalam pembangunan pendidikan
banyak sekolah dasar (SD) yang masih menumpang serta Saya sudah selesaikan
lahan yang bermasalah dengan ahli waris di kecamatan curug kabupaten tangerang.
Agar tokoh masyarakat bisa bekerjasama membantu mengatasi masalah-masalah
dikecamatan curug ditahun 2014 bisa diselesaikan dan beliau berharap di tahun
2015 sudah tidak ada lagi sekolah dasar yang menumpang.
ISIS dari sudut pandang
pemerintah yaitu organisasi kemasyarakatan/ormas/LSM asing yang tidak mempunyai
legalitas atas keberadaannya di Indonesia kepala daerah diminta meningkatkan
koordinasi dan kerjasama secara optimal dengan unsur pimpinan daerah, mulai
dari tingkat desa, kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, dan provinsi secara
berjenjang sesuai edaran menteri dalam negeri no.450/3806/Sj tanggal 7 Agustus
2014 juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh terhadap
paham dan idiologi ISIS yang disebarkan oleh kelompok atau jaringan tertentu. (Hary,Upardi)
Rabu, 15 Oktober 2014
KEBAKARAN DI CUKANG GALIH
Kabupaten Tangerang (MTI) Pabrik yang memproduksi kuku palsu di Gang
Mesjid, Kampung Soka RT/RW 05/03, Desa Cukang Galih Kecamatan Curug Kabupaten
Tangerang hangus terbakar. Kebakaran dipicu dari mesin dinamo meledak dan
dengan cepat menyambar bahan baku kuku palsu yang terbuat dari plastik. Peristiwa
nahas tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugian diperkirakan
mencapai puluhan juta rupiah.
Dikatakan, dari awal bulan lalu
dinamo mesin pabrik itu sudah pernah diservis oleh mekanik. Bahkan sudah sempat
dipakai selama sebulan. Namun, dinamo tiba-tiba mengeluarkan percikan api yang
merembet ke bahan baku tiner dari tabung sehingga terjadi ledakan besar. “Semua
karyawan kaget mendengar suara ledakan di dalam pabrik akibat tiner meledak
dari dynamo
Menurut Anwar, saat terbakarnya
pabrik kuku itu, pihak keamanan pabrik langsung menghubungi petugas
Penanggulangan Bencana dan Kebakaran (DPBK) Kabupaten Tangerang. Tidak lama
kemudian petugas pemadam datang ke lokasi. “Dua (2) Mobil pemadam kebakaran
langsung ke lokasi menjinakkan pabrik kuku itu,” tukasnya
Petugas DPBK Kabupaten Tangerang
Darda mengatakan, kebakaran pabrik kuku palsu itu akibat mesin dinamo sudah
rusak dan menimbulkan percikan api. “Oleh karena itu, api cepat merambat ke
gudang yang lainnya. Kami pun sempat kesulitan karena lokasi jalannya kecil,”
katanya (hary,Upardi)
KEPALA SATPOL PP KECAMATAN CURUG JABATAN ADALAH AMANAH
Kabupaten
Tangerang (MTI) pengalamannya Kepala Satpol PP Kecamatan Curug Kabupaten
Tangerang sebagai Satpol PP, beliau juga sudah terbiasa berhubungan langsung
dengan masyarakat luas semenjak bekerja di Satpol PP, kepala Satpol PP Cucu Supriadi
selalu menjaga loyalitas terhadap atasan.
Jabatan
Kepala Satpol PP merupakan suatu perintah dan tugas sekaligus kepercayaan maka
tidak ada hal yang berat dalam melaksanakannya dan sesuai dengan ketentuan yang
ada jelas kepala Satpol PP Kecamatan Curug ini. Wajar kalau pemerintah Kabupaten
Tangerang memberikan amanah dan tanggung jawab kepada bapak Cucu Supriadi
sebagai Kepala Satpol PP, ia merupakan pemimpin yang selalu mengedepankan
pekerjaan, kedisiplinan serta mempunyai pandangan yang jauh ke depan untuk memajukan kecamatan Curug
yang aman dan tertib serta kenyamanan masyarakatnya tidak terganggu dan ia
selalu menikmati pekerjaan yang diberikan dari
pimpinan dan selalu monitoring wilayah kerja supaya semua tugas yang di
laksanakannya tidak ada kendala serta halangan yang berarti sehingga apa yang
di lakukannya sesuai dengan perintah pimpinan dalam menjalankan aturan perda Kabupaten
Tangerang dan selama bertugas di kecamatan Curug ia akan mengaktifkan kembali
siskamling dan merapatkan pos kamling agar tidak ada pencurian dan kenakalan
remaja yang membuat masyarakat resah akan semua ini, karena sekarang linmas ada
dibawah naungan satpol pp, Serta akan menghimbau kepada masyarakat untuk
melakukan kebersihan lingkungan yang akan diarahkan ke setiap RT dan RW, agar warga
sadar terhadap kebersihan dan tidak
membuang sampah sembarangan Ujar Cucu Supriadi.
Saya
sangat berterimakasih kepada pemerintah Kabupaten Tangerang yang telah
memberikan amanah serta tanggung jawab kepada saya, semoga amanah ini dapat
saya laksanakan dengan baik. Harapan saya agar masyarakat bisa bersinergi dan
merasa aman tentram, jalan lancar dan bersih khususnya warga Curug ucap Cucu
Supriadi selaku kepala Satpol PP Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang. Dalam
melaksanakan tugasnya ia selalu melakukan pendekatan persuasif agar apa yang di
lakukan dapat di mengerti serta di pahami oleh warga lingkungan setempat dan para
Pedagang Kaki Lima (PKL) yang akan di tertibkannya sehingga tidak terjadi
bentrokan yang akan merugikan kedua belah pihak namun tetapi ia sadari bahwa
tugas yang dilakukan adalah amanah yang di berikan oleh pimpinan jadi ia selalu
siap menjalankan perintah demi menciptakan keamanan dan ketertiban di wilayah
kerjanya kecamatan Curug Kabupaten Tangerang.
(Upardi,Hary)
Senin, 13 Oktober 2014
LAMBATNYA PELAYANAN DI DINAS PENCATATAN SIPIL
Tangerang Selatan (MTSI)
pelayanan di dinas kependudukan dan pencatatan sipil tangerang selatan sangat lama sama seperti membuat sertifikat tanah contoh mengurus surat pindah di dinas kependudukan selesai 4 s/d 14 hari kerja, apakah selambat itu ?
awalnya di kelurahan 1 hari, di kecamatan 1 hari, itu wajar. Sedangkan di dinas kependudukan dan pencatatan sipil (DUKCAPIL) sangat lama sampai 4 s/d 14 hari kerja, Sedangkan di DKI Jakarta hanya 1 hari selasai semua serba cepat. Gratis pula, padahal surat pindah itu untuk bukti pembuatan KJS dan BPJS yang akan di serahkan ke rumah sakit, seharusnya pemerintah kota tangerang selatan mencontoh DKI JAKARTA dalam pelayanan di dinas kependudukan dan pencatatan sipil sangat mudah dan cepat.
setiap hari warga mengeluh ke awak media
tangsel karena lambatnya mengurus berkas
surat pindah di Disdukcapil kota tangerang selatan, dan warga menudiing Ka
Disdukcapil tidak becus kerja dalam melayani permohonan surat pindah, “Padahal
semua persyaratan lengkap, kalau tidak pasti dikembalikan saat mendaftar,”
imbuh Slamet
Pantauan media
tangsel, banyak warga yang datang ke ruang Bidang Kependudukan untuk mengambil berkas yang sudah jadi harus pulang dengan tangan hampa karena belum jadi. Padahal banyak
diantara mereka yang sudah memasukkan berkas sejak dua pekan yang lalu. (Slamet)
Senin, 26 Mei 2014
KOMPETISI PILPRES SEGERA DIMULAI
Tangerang Selatan (MTS)
Kompetisi Persiden dan Wakil Presiden baru akan dimulai tanggal 9 juli 2014 sudah dapat diduga kompetisi ini akan berjalan satu putaran, yang lebih membuat masyarakat bangga adalah mereka yang akan menjadi calon Presiden sama-sama bertekad untuk berjuang demi masa depan bangsa yang lebih baik dan untuk menuju masyarakat sejahtera, adil, dan makmur. Jangan sampai pesta demokrasi ini berujung dengan berdarah - darah serta kobaran api yang membara kadang kala jiwa yang melayang seperti pemilihan PILKADA di daerah - daerah dan kompetisi itu berlanjut sampai keGedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) disini terjadi ganjalan -ganjalan disemua lini sampai - sampai dibadan anggaran, berlanjutnya pertarungan itu semata-mata untuk meng-gagalkan program-program yang telah dibuat untuk men-sejahterakan masyarakat indonesia yang mempunyai harapan besar kepada kedua calon presiden kita kalau sudah begini yang rugi akhirnya rakyat, karena apa yang dijanjikan kepada rakyat akhirnya tidak bisa dilaksanakan dan Pemilihan Presiden (PILPERS) seperti ini berujung menyengsarakan rakyat.
Mereka yang berkompetisi tau dalam kompetisi itu pasti ada yang menang dan ada yang kalah semua harus siap menerima menang atau pun kalah.
Pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden kali ini bisa membuka mata Rakyat, kita akan memotret suatu pertandingan Demokrasi dimana Demokrasi Mobilisasi Yang bersaudara kandung dengan Demokrasi Transaksi akan melawan Demokrasi Partisipasi.
Demokrasi Partisipasi adalah Demokrasi yang sesungguhnya dan tidak memerlukan biaya tinggi dan tidak terikat dengan upeti, Demokrasi Partisipasi hanya bertanggung jawab untuk menepati jani pada rakyatnya, sedangkan Demokrasi Mobilisasi dengan saudara kandungnya Demokrasi Transaksi memerlukan biaya yang sangat tinggi terikat dengan janji bagi-bagi “kue” dan upeti.
Kompetisi ini akan dimulai Jangan ada darah yang tumpah, tidak ada api yang menyala. Setelah kompetisi itu usai semua pihak harus bekerja keras, saling membantu untuk mencapai keadilan, kemak-muran dan kesejahteraan masyarakat Indonesia, Politik itu tidak selamanya kejam, Politik itu cara untuk mencapai tujuan, sekarang apa tujuan kita, Kekuasaan dan kesejahteraan golongan kah atau kekuasaan untuk kesejah-teraan, keadilan dan kemak-muran rakyat indonesia.
Ini bukan sebuah mimpi tidur panjang kita dan isapan jempol belaka, kita pasti bisa meraihnya karena kita punya tujuan yang sama. (RED)
BERKOALISI DEMI KEPENTINGAN RAKYAT

Tangerang Selatan (MTS) PDIP, NasDem Dan PKB jangan gentar menghadapi koalisi besar. Karena pemilihan presiden ini bukan didasarkan partai yang banyak Koalisi ini kan sebenarnya lebih pengusungan capres dan cawapres, yang memilih itu rakyat. Tidak jaminan partai dengan koalisi besar akan menang, itu tidak ada jaminan.
PDI Perjuangan merupakan partai yang merepresentasikan kalangan nasionalis, NasDem memiliki basis massa moderen, PKB mewakili basis tradisional, koalisi antara PDI Perjuangan, NasDem, PKB dan Hanura merupakan koalisi yang paling ideal dibanding semua koalisi partai politik yang ada sekarang, koalisi ketiga partai itu mewakili konfigurasi politik di Indonesia, Koalisi dengan konfigurasi seperti ini, kemungkinan bisa mendapatkan dukungan rakyat. Apalagi konsep koalisi dibangun atas dasar tidak saling mengintervensi dan tidak saling mengganggu rumah tangga partai politik masing-masing serta tidak untuk bagi-bagi posisi, mitra koalisi harus tulus mendukung calon presiden Joko Widodo. PKB, NasDem dan Hanura jangan meminta posisi calon wakil presiden ataupun jatah menteri. Porsi menteri bisa dari kalangan politisi maupun professional, terjadinya koalisi antar partai politik untuk mengusung Capres dan Cawapres pada Pemilu 2014, jangan sampai menjadi proses komunikasi politik yang membahayakan, Pilpres harus memiliki figur calon pemimpin yang cocok satu sama lain, Kita perlu mencari sosok pemimpin yang tidak sekadar dipaksakan tapi pemimpin yang tau keinginan rakyat, berpihak kepada semua golongan berani dalam mengambil keputusan demi kepentingan rakyat dan bisa mengatasi penderitaan rakyat.(RED)
PEMERINTAH KOTA TANGSEL MENEPATI JANJINYA
Tangerang Selatan (MTS) Pemkot Tangsel Terus mengupayakan pendidikan gratis, kesehatan gratis, dan pembangunan infrastruktur tujuannya agar semua warga dari berbagai golongan ekonomi bisa menikmatinya ini dibuktikan dengan pembangunan-pembangunan gedung-gedung sekolah, puskesmas, rumah sakit umum, dan jalan. Ada kalanya jalan yang rusak itu bukan kewenangan pemkot tangsel tapi kewenangan provinsi dan pusat juga diperbaiki.
Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dan Wakilnya Benyamin davnie telah menepati janjinya pada saat kampanye dulu, dirinya dan Benyamin davnie berjanji kepada warga untuk melaksanakan janji mereka yang sesuai dengan keinginan masyarakat yaitu pendidikan, kesehatan, dan infastruktur untuk prasarana pendidikan kita bisa melihat hampir tidak ada lagi sekolah -sekolah yang tidak layak gedung-gedungnya pun sangat bagus ada lantai dua sampai lantai tiga dari SD sampai SMA dan yang belum bertingkat direnovasi sarana dan prasarana untuk kegiatan belajar dan mengajar dilengkapi, sekolah gratis yang ditunggu-tunggu itu ternyata bukan isapan jempol atau mimpi tidur panjang kita. sekarang sudah menjadi kenyataan merekapun mencabut perwal no.3 tahun 2010 perwal ini lah yang membuat biaya pendidikan melambung tinggi dan mengeluarkan perwal baru yakni perwal no 61 tahun 2011 tentang larangan sumbangan Pendidikan sukarela begitu juga dengan kesehatan telah berhasil membangun 25 puskesmas 21 diantaranya rawat inap dan rumah sakit umum (RSU) Kota Tangerang selatan untuk berobat kepuskesmas dan Rumah Sakit Umum tidak perlu menge-luarkan uang sepeser pun saat berobat kepuskesmas dan berobat kerumah sakit umum (RSU) syaratnya cukup. mendapat rujukan puskesmas dan mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) Tangerang Selatan. untuk infrastruktur jalan dikota Tangerang Selatan bagus, tidak berlobang dan juga jalan dikampung-kampung, Komplek-komplek bagus-bagus, sekarang pemerintah kota Tangerang Selatan harus juga meng-hilangkan kemiskinan dan membuka sebanyak-banyaknya lapangan pekerjaan kalau kita bisa membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya dengan sendirinya kemiskinan dan orang tidak mampu akan berkurang Pemerintah Kota Tangerang Selatan harus bisa menghilangkan kemiskinan dari kota Tangerang Selatan tidak ada yang tidak bisa kalau kita punya niat untuk memberantas kemiskinan itu setidak-tidaknya dia akan berkuang banyak. (Rohana)
Jumat, 02 Mei 2014
JUMAT BERSIH DIKELURAHAN PERIGI BARU
Senin, 28 April 2014
SDN PAMULANG PERMAI MEMPERINGATI HARI KARTINI BERJALAN DENGAN LANCAR DAN DAMAI
Tangerang Selatan (MTS)Tingkah lucu para siswa sekolah dasar di SDN Pamulang
Permai, saat menjadi model pakaian kebaya turut meramaikan peringatan Hari
kartini 21 April 2014 kemarin.
Tak hanya sekadar memeriahkan, para siswa yang ikut dalam
perlombaan peragaan busana ini juga diajak untuk mengenal pakaian tradisional
khas Indonesia, dan para siswa di SDN Pamulang Permai tak berpawai keliling, seperti
layaknya Sekolah - Sekolah lain.
Pihak sekolah memang sengaja mengundang ibu wali murid untuk
menghadiri perayaan Hari Kartini yang digelar setiap tahun oleh sekolah dasar
Negeri Pamulang Permai.
Saat sekarang ini,
kita selalu memperingati hari Kartini dengan banyak melakukan kegiatan-kegiatan
yang sebenarnya hanya bersifat monoton. Kegiatan-kegiatan tersebut, hanya
sebatas karnaval dengan menggunakan baju adat daerah, peragaan busana adat,
pembacaan puisi tentang kartini dan beberapa kegiatan yang hanya bersifat
formal. Pada tingkatan pendidikan dasar, peringatan tersebut mungkin cukup
untuk mengenalkan kepada anak-anak kita untuk mengenal siapakah sosok dari RA
Kartini, namun seharusnya apa yang kita lakukan bisa lebih dari itu.
Selamat Hari kartini, dan selalu tetap bersemangat untuk
meningkatkan emansipasi dari kaum wanita namun dengan tidak mengesampingkan
kaidah-kaidah yang sudah ditetapkan di dalam ajaran agama ujar Kepala Sekolah
Pamulang Permai Drs.Arsin. (Juanda)
SDN PONDOK PUCUNG II MEMPERINGATI HARI KARTINI DENGAN SANGAT MERIAH
Presiden pertama kita Bung karno punya pesan singkat ya
ng ditujukan kepada bangsa indonesia yaitu jangan sekali-kali meninggalkan atau pun melupakan sejarah dan bangsa yang baik adalah bangsa yang tidak pernah melupakan pahlawannya kata kepala sekolah ini, peringatan hari kartini diadakan dihalaman sekolah dan dihadiri para murid dan orang tua murid mulai dari kelas 1 sampai kelas 6.
Peringatan hari kartini ini bukan sekedar mengenang sebatas kelahirannya saja lebih dari itu secara subtansi peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kita selaku bangsa pada seorang pahlawan bangsa tujuannya untuk membangkitkan semangat kita akan arti sebuah perjuangan dimana dalam salah satu buku dan suratnya tersirat kata-kata yang penuh makna optimis dalam sebuah perjuangan akan ada kemenangan yaitu HABIS GELAP TERBITLAH TERANG terima kasih yang sebesar - besarnya kepada para guru, ketua komite, dan semua pihak yang telah membantu sehingga terselenggaranya acara hari kartni ini ucap ibu H. Een Sukaenah, S.pd selaku kepala sekolah SDN Pondok Pucung II pada kata sambutannya ini adalah sebuah bukti bahwa siswa dan siswi SDN Pondok Pucung II selalu diajarkan utuk tidak pernah melupakan sejarah dan melupakan para pahlawan bangsa.
Murid-murid SDN Pondok Pucung II ini merayakan hari kartini dengan penuh semangat dan suka ria dengan bermacam-macam acara yang sangat meriah. ( Juanda )
Langganan:
Postingan (Atom)







.jpg)
