Ads 468x60px

Senin, 28 April 2014

SDN PAMULANG PERMAI MEMPERINGATI HARI KARTINI BERJALAN DENGAN LANCAR DAN DAMAI

Tangerang Selatan (MTS)Tingkah lucu para siswa sekolah dasar di SDN Pamulang Permai, saat menjadi model pakaian kebaya turut meramaikan peringatan Hari kartini 21 April 2014 kemarin.

Tak hanya sekadar memeriahkan, para siswa yang ikut dalam perlombaan peragaan busana ini juga diajak untuk mengenal pakaian tradisional khas Indonesia, dan para siswa di SDN Pamulang Permai tak berpawai keliling, seperti layaknya Sekolah - Sekolah lain.
Pihak sekolah memang sengaja mengundang ibu wali murid untuk menghadiri perayaan Hari Kartini yang digelar setiap tahun oleh sekolah dasar Negeri Pamulang Permai.
 Saat sekarang ini, kita selalu memperingati hari Kartini dengan banyak melakukan kegiatan-kegiatan yang sebenarnya hanya bersifat monoton. Kegiatan-kegiatan tersebut, hanya sebatas karnaval dengan menggunakan baju adat daerah, peragaan busana adat, pembacaan puisi tentang kartini dan beberapa kegiatan yang hanya bersifat formal. Pada tingkatan pendidikan dasar, peringatan tersebut mungkin cukup untuk mengenalkan kepada anak-anak kita untuk mengenal siapakah sosok dari RA Kartini, namun seharusnya apa yang kita lakukan bisa lebih dari itu. 
Selamat Hari kartini, dan selalu tetap bersemangat untuk meningkatkan emansipasi dari kaum wanita namun dengan tidak mengesampingkan kaidah-kaidah yang sudah ditetapkan di dalam ajaran agama ujar Kepala Sekolah Pamulang Permai Drs.Arsin. (Juanda)
Read More.. Share

SDN PONDOK PUCUNG II MEMPERINGATI HARI KARTINI DENGAN SANGAT MERIAH

Tangerang Selatan (MTS) Kepala sekolah Pondok Pucung II ibu H. Een Sukaenah, S.pd selalu mengajarkan murid-muridnya untuk tidak melupakan sejarah dan para pahlawan, itu dilakukan dengan cara setiap tahun memperingati hari kartini.
   Presiden pertama kita Bung karno punya pesan singkat ya
ng ditujukan kepada bangsa indonesia yaitu jangan sekali-kali meninggalkan atau pun melupakan sejarah dan bangsa yang baik adalah bangsa yang tidak pernah melupakan pahlawannya kata kepala sekolah ini, peringatan hari kartini diadakan dihalaman  sekolah dan dihadiri para murid dan orang tua murid mulai dari kelas 1 sampai kelas 6.
  Peringatan hari kartini ini bukan sekedar mengenang sebatas kelahirannya saja lebih dari itu secara subtansi peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kita selaku bangsa pada seorang pahlawan bangsa tujuannya untuk membangkitkan semangat kita akan arti sebuah perjuangan dimana dalam salah satu buku dan suratnya tersirat kata-kata yang penuh makna optimis dalam sebuah perjuangan akan ada kemenangan yaitu   HABIS GELAP TERBITLAH TERANG  terima kasih yang sebesar - besarnya kepada para guru, ketua komite, dan semua pihak yang telah membantu sehingga terselenggaranya acara hari kartni ini ucap  ibu H. Een Sukaenah, S.pd  selaku kepala sekolah SDN  Pondok Pucung II pada kata sambutannya ini adalah sebuah bukti bahwa siswa dan siswi SDN  Pondok Pucung II selalu diajarkan utuk tidak pernah melupakan sejarah dan melupakan para pahlawan bangsa.
   Murid-murid SDN  Pondok Pucung II ini merayakan hari kartini dengan penuh semangat dan suka ria dengan bermacam-macam acara yang sangat meriah. ( Juanda )
Read More.. Share

Jumat, 25 April 2014

SDN BAMBU APUS II MEMPERINGATI HARI KARTINI DENGAN SANGAT MERIAH

Tangerang Selatan (MTS) Semangat pahlawan wanita Indonesia, Raden Ajeng Kartini sampai hari ini masih terus diingat dan setiap tahun selalu diperingati dengan antusias bahkan sejak anak-anak masih di Taman Kanak-kanak maupun Sekolah Dasar sampai Sekolah Menengah Atas meramaikan dan menyambut hari Kartini dengan menggunakan pakaian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia, Semboyan yang selalu diingat adalah ”habis gelap terbitlah terang”. Jumat (25/4).
Kepala sekolah di SDN Bambu Apus II H. Khairudin menjelaskan, peringatan Hari Kartini kali ini diharapkan akan mampu menumbuhkan kecintaan generasi masa kini kepada sosok Kartini. Selain itu juga agar mereka sebagai tunas bangsa dapat meneladani nilai-nilai yang diperjuangkan.terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para guru, ketua komite, dan semua pihak yang telah membantu sehingga terselenggaranya acara hari ini dan murid-murid SDN Bambu Apus II ini merayakan hari kartini dengan penuh semangat dan suka ria dengan bermacam-macam acara yang sangat meriah. (Juanda)
Read More.. Share

Selasa, 22 April 2014

DIPERKIRAKAN 2 KURSI DIRAIH PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN (PDIP) DAPIL 5 CIPUTAT TIMUR KOTA TANGERANG SELATAN

Tangerang Selatan (MTS) Setelah pencoblosan pemilu legislatif 9 april yang lalu kini caleg terus memantau pergerakan suara begitu juga dengan caleg sarwono sebagai ketua PAC dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dapil 5 kecamatan ciputat timur ini terliahat santai sambil mengikuti pergerakan dan perkembangan suara sementara. Meski sudah mendapatkan informasi perolehan suara sementara dari saksi-saksi yang disebar di enam (6) kelurahan dan 135 TPS tetapi ia tidak mau buru-buru gembira.
Perhitungan real count belum ditetapkan KPU, meski dibeberapa wilayah PDIP unggul dan serta optimis tetapi masih menunggu yang resmi saja kata Sarwono kepada awak media Tangerang Selatan.
Beliau juga menambahkan ada beberapa orang yang mengatakan bahwa saya berada diposisi yang aman yah mudah - mudahan semua berjalan sebagai mana mestinya marilah kita sama - sama mengawasi dan memantau pergerakan suara PDIP yang ada didapil 5 Kecamatan Ciputat Timur dan tidak lupa saya ucapan terimakasih kepada semua masyarakat ciputat timur yang telah ikut mensukseskan pesta demokrasi ini yang berjalan dengan aman, damai dengan penuh rasa persaudaraan. (RED)
Read More.. Share

Rabu, 19 Februari 2014

Pemborong nakal



Tangerang Selatan (MTS) Maraknya aksi nakal pemborong yang ingin meraup keuntungan membuat pekerjaan jadi masalah dan tidak selesai sesuai dengan apa yang ada diRAB, dan yang lebih mengerikannya lagi pemasangan instalasi listrik diruang kelas dapat mengancam jiwa siswa dan siswi, Hal ini terjadi diSekolaah Dasar N Pondok Betung 5 kecamatan pondok aren tangerang selatan. Hal ini pernah dikomfirmasikan kepada kepala sekolah SDN tersebut “ saya telah coba menanyakan hal ini kepada dinas pendidikan dan pemborong bahwa sekolah saya bocor, kabel listrik ada yang terbuka dan dapat mengancam keselamatan siswa, keramik pecah-pecah, WC kepala sekolah tidak bisa digunakan, saluran air tidak benar, pemasangan meteran listrik asal-asalan,selama proyek ini berjalan penggunaan listrik dan air memakai fasilitas sekolah dan hanya dibayar Rp.700,000,- (Tujuh Ratus Ribu Rupiah) ”. 
Anehnya pada anggaran tahun 2013 pemborong ini mendapatkan lagi proyek pembangunan tambah ruang kelas dan akhirnya tidak dapat diselesaikan sehingga siswa disekolah tersebut terlantar dan mengganggu kegiatan belajar mengajar.
Mengapa dan ada apa sebenarnya, Badan Pengawas Keuangan Harus benar-benar periksa proyek-proyek yang berada diKota tangerang selatan kalau terdapat hal-hal yang merugikan keuangan Negara Badan Pengawas Keuangan harus segera melaporkan penemuannya keKomisi Pemberantasan Korupsi. (RED)
Read More.. Share

Jumat, 07 Februari 2014

Pendidikan Dan Kependidikan

Tangerang Selatan (MTS) Bagi orang tua murid selogan sekolah gratis yang dikumandangkan oleh pemerintah pusaat maupun daerah sudah hambar dari pengertian “Gratis” sesuai dengan pemahaman publik. Apa lagi, bila para guru honorer atau guru suka relawaan (sukwan) diminta pendapatnya tentang seberapa besar kesejah-teraan yang mereka dapatkan setelah mengajar belum lagi bila para konsultan education diminta komentarnya tentang efisien penggunaan dana BOS dan BOSDA akan banyak masalah muncul.
Selain kecurigaan para LSM, PERS juga keluhan orang tua murid yang masih menerima adanya pungutan dari pihak sekolah meskipun demi kepentingan anak.
Toh, istilah “Gratis” begitu menjadi “hantu”, bahwa pemerintah turut bertanggung jawab atas mahalnya biaya pendidikan dan kualitas yang diharapkan dari para pendidik  khususnya dikota Tangerang Selatan.
Membahas soal pendidikan dan kependidikan memang tak akan ada habisnya apa lagi mengenai masalah penggunaan dana BOS dan BOSDA. Dan untuk sekolah  dasar (SD) Unit Pelaksana  Tekhnis (UPT) Kota Tangsel terus meningkatkan kualiatas pendidikan dengan melakukan pembinaan bagi para guru sehingga mater yang diberikan kepada anak didik lebih bagus atau setidaknya sesuai dengan kurikulum yang lagi berjalan.
Sudah selayaknya Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) disesuaikan dengan satu bulan gaji agar dapat meningkatkan kinerja dan kualitas pendidik nantinya (rohana)
Read More.. Share

Senin, 16 Desember 2013

menuju kota sehat bersama H.M Eko Yuliadi S.Kom

H. M Eko Yuliadi S.Kom
Untuk menuju kota sehat seindonesia pemkot tangsel harus memenuhi 9 tatanan kota/kabupaten sehat adalah kawasan permukiman sarana prasarana umum, kawasan sarana lalu lintas tertib dan pelayanan transportasi, kawasan pertambangan sehat, kawasan hutan sehat, kawasan industri dan perkantoran sehat, kawasan pariwisata sehat, kawasan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, dan kehidupan sosial yang sehat.
Menurut H. M Eko Yuliadi S.Kom  Kota tangsel memiliki  beberapa macam diantaranya yakni Tatanan Bidang Kesehatan  Masyarakat ( Kesmas )  atau  Bidang Kehidupan  Masyarakat   yang sehat dan Mandiri, Tatanan Bidang Kesehatan Lingkungan  ( Kesling ) atau  Bidang  Kawasan Pemukiman Sarana dan Prasarana Sehat , Tatanan Kehidupan Sosial yang SehatTatanan  Bidang Pariwisata  sehat, Tatanan  Bidang Lansia kawasan permukiman sarana prasarana umum, dan kehidupan masyarakat sehat yang mandiri dan selanjutnya memperbaiki kesehatan masyarakat dan mengratiskan kesehatan dikota Tangerang Selatan.
Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) disosialisasikan kemasyarakat untuk mendapatkan piala swastisaba.
Forum kota sehat dibentuk oleh 2 surat keputusan yaitu dari mentri kesehatan dan menteri dalam negeri dan FKS dibawah pengawasan Bapeda, Dinas Kesehatan, BLHD, DKPP dan seluruh dinas-dinas yang terkait  ditangerang selatan  untuk mensuksekan program pembangunan kota tangerang selatan dalam memenangkan Piala SWASTISABA yaitu menuju kota sehat yang sehat, bersih, nyaman, dan bebas polusi.
Program unggulan forum kota sehat yaitu car free day dan water fren, car free day hari bebas polusi diadakan 1 bulan sekali diminggu kedua mulai pukul 06.00 - 09.00 WIB diBSD dan sekitarnya dan difasilitasi berbagai alat untuk olahraga.
Dihimbau untuk semua masyarakat, perusahaan dan semua instansi pemerintah ditangerang selatan untuk ikut berpartisipasi agar mengirim karyawan atau komunitas olahraga dan keluarganya tujuannya untuk menyehatkan keluarga tersebut.

Read More.. Share

Jumat, 29 November 2013

Pelebaran Jalan Raya Ciater-Maruga, Kota Tangerang Selatan

Tangerang Selatan (MTS) masih terkendala pembebasan lahan. Diketahui, hingga saat ini masih ada 79 KK yang proses pembebasannya masih alot.
Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Tangsel, Aries Kurniawan mengatakan ke-79 KK tersebut rinciannya berada di simpang Maruga sebanyak 9 KK dan Jalan Ciater 70 KK.
“Kalau ke-79 rumah tadi sudah dibebaskan maka akan segera dibongkar dan dilakukan land clearing,” katanya menjelaskan.
Ia menambahkan, proses pengerjaan yang sudah dilakukan saat ini yakni land clearing. Prosesnya masih terus berjalan sembari menanti 79 KK yang belum dibebaskan.
“Kalau sudah dibebaskan semua, maka pengerjaan akan semakin cepat. Sesuai instruksi walikota, pengerjaan harus dilakukan tahun ini juga,” katanya menambahkan.
Sedangkan untuk pelelangan, Aries mengaku proses lelang akan diselenggarakan pada akhir Maret ini dan pengerjaannya bakal dilakukan sekitar bulan Mei. “Sekitar bulan Mei sudah dikerjakan,” katanya.
Kepala DBMSDA Kota Tangsel, Retno Prawati menambahkan perbaikan dan pelebaran jalan raya Ciater-Maruga ini bakal menggunakan sistem betonisasi. Anggaran yang disiapkan Rp 43,3 miliar.
“Lelangnya dibagi ke dalam tiga paket pekerjaan yang kualifikasi dan nilai masing-masing anggarannya berbeda. Paket pertama Bukit-Maruga dialokasikan mencapai Rp 4,3 miliar, Maruga-Ciater Rp 13,5 miliar, dan Ciater dikucurkan Rp 16,5 miliar,” kata Retno.
Ia menambahkan, proyek Jalan Raya Ciater-Maruga ini sepanjang 2 kilometer, yakni dari Simpang Maruga hingga ujung Jalan Raya Ciater atau tepatnya di pertigaan Rawa Mekar Jaya.
Terkait pembebasan lahan? Retno mengaku, sejauh ini pihaknya masih terus berkoordinasi dengan Bagian Pertanahan Sekretariat Daerah Pemkot Tangsel soal penyelesaian pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tersebut.
“Karena tugas kami membangun jalannya saja, kami berharap juga pembebasannya bisa dituntaskan segera. Harapannya, pelebaran jalan .(indra)
Read More.. Share

Minggu, 17 November 2013

kurikulum tak jamin keberhasilan

Tangerang Selatan (MTS) semua pihak harus menyadari betapa baiknya kurikulum belum menjamin keberhasilan pendidikan dan pengajaran “komitmen dan profesionalitas kita akhirnya sebagai faktor penting yang akan menentukan keberhasilan pelaksanaan kurikulum tersebut.
kurikulum dapat dibedakan dari dua sisi yaitu kurikulum sebagai dokumen dan kurikulum sebagai suatu kegiatan pembelajaran yang nyata selaras dengan itu upaya penyempurnaan kurikulum belumlah selesai dokumen kurikulum itu telah dirumuskan dan disepakati “munculnya kurikulum baru tentulah memunculkan sejumlah konsekwensi yang harus kita pikul”.
penyempurnaan kurikulum memunculkan sejumlah implasi baik yang berkaitan dengan prencanaan pelaksanaan pembelajaran, dosen, mahasiswa, penyiapan sarana dan prasarana maupun penilaiannya pelaksanaan kurikulum 2013 kurang menempatkan guru sebagai variable penentu.
guru pada posisinya kurang dipercayai dan dipandang kurang berdaya pengembangan kurikulum terkesan sentrallistik “ berbeda dengan kurikulum tinggi satuan pendidikan (KTSP) dimana guru dituntut untuk mengembangkan Silabus Rpp dan Menteri Pembelajaran. (Rohana)
Read More.. Share

BUDI PEKERTI PENTING BAGI ANAK MULAI USIA DINI

Tangerang Selatan (MTS) Materi yang paling penting diberikan pada anak usia dini adalah pendidikan budi pekertibentuknya bukan mata pelajaran melainkan melalui agama dan lngkungan alm sekitar kita dapat digunakan untuk menanamkan nilai, harkat dan martabat kemanusiaan, moral, watak dan akhirnya pembentukan manusia yang berkepribadian.
pendidikan budi pekerti bertujuan untuk mengatur hidup manusia pendidikan budi pekerti dapat membentuk moral yang berisi adat istiadat, sopan, santun prilaku yang akhirnya merupakan sikap “sikap itu terhadap tuhan, sesama manusia, keluarga, masyarakat, bangsa dan alam sekitar.
sikap ini harap sudah ditanamkan pada anak-anak mulai dari usia dini, waktu pun sangat sederhana dan perlu dibebaskan  sejak dilingkungan  keluarga pelaksanaannya perlu disesuaikan dengan tigkat perkembangan anak dan jangan sampai anak merasa bahwa sedang dibentuk sikapnya, melalui pendidikan budi pekerti manusia akan terbentuk moralnya, pribadinya, karakternya, termasuk kepemimpinannya, tidak korupsi, memikirkan kepentingan bangsa dan negara, mempunyai toleransi, mengoptimalkan fungsi cipta rasa dan karsa “ini semua jika berhasil akan mendapatkan manusia yang berkarakter, berbudi pekerti dan beraklak mulia inilah calon pemimpin bangsa dimasa mendatang”.
anak diusia dini memang peranan penting dalam fundamental dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia karena anak usia dini merupakan masa keemasan (GOLDEN AGE) dan tahapan yang sangat penting dalam tumbuh kembang anak selanjutnya “Artinya perkemba-ngan anak usia dini sangat menentukan tingkat kualitas kesehatan intelegensi kematangan emosional dan produktivitas manusia pada tahap selanjutnya selain itu diperlukan suatu lingkungan yang dapat mempengaruhi dan mendukung agar anak dapat berkembang dengan baik, kondisi lngkungan seperti ini lah para pendidik dituntut memiliki kompetensi untuk menyiapkan suatu lingkungan yang dapat memunculkan keinginan anak untuk mempelajari banyak hal.
kompetensi seorang pendidik diperoleh melalui pendidikan dan pelatihan sehingga dapat melahirkan SDM yang berkualitas dan diharapkan mampu bersaing ada tiga kompetensi yang harus dimiliki pertama kompetensi kepriadian, kemampuan personal mencerminkan kepibadian meliputi : berskap dan berprilaku sesuai dengan dengan kebutuhan psikologi anak bersi-kap dan berprilaku sesuai dengan norma agama, budaya dan keyakinan anak menampilkan diri sebagai pribadi yang berbudi pekerti luhur. Kedua kompetensi propesional  yang harus dimiliki seorang guru agar ia dapat melaksanakan tugas mengajarnya dengan berhasil teridri dari memahami tahapan perkembangan anak, memahami pemberian rangsangan pendidikan, pengasuhan dan perlindungan membangun  kerjasama dengan orang tua dalam pendidikan pengasuhan dan perlindungan. ketiga kompetensi pendidik memiliki makna kemampuan seorang guru dalam mengelola proses pembelajaran yang berhubungan dengan peserta didik merencanakan kegiatan program pendidikan, pengasuhan dan perlindungan melaksanakan penilaian terhadap poses dan hasil pendidikan. (Rohana)
Read More.. Share

Kamis, 24 Oktober 2013

HATI-HATI ADA OKNUM MAFIA DAN PREMAN YANG BERKEDOK WARTAWAN BERGENTAYANGAN DITANGERANG SELATAN

Tangerang Selatan (MTS)
Salah satu terwujudnya kemerdekaan mengeluarkan pendapat dengan lisan dan tulisan sebagaimana tercakup dalam pasal 28 undang-undang dasar 1945 maka kemerdekaan Pers wajib dihormati serta dihargai oleh semua pihak.
Negara Republik Indonesia adalah Negara yang berdasarkan tatanan-tatanan hukum sebagaimana terurai dalam penjelasan undang-undang dasar 1945, maka untuk itu seluruh wartawan wajib menjunjung tinggi konstitusi serta menegakkan kemerdekaan Pers yang bertanggung jawab mematuhi norma-norma profesi kewartawanan, meningkatkan harkat, martabat dan derajat manusia, mencerdaskan kehidupan bangsa serta memperjuangkan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, keadilan sosial dan perdamaian abadi yang dilandasi pancasila.

Jika akhir-akhir ini ada dua orang oknum wartawan yang masih bersaudara (MM dan AF saudara ipar) mengaku-ngaku sebagai wartawan dilaporkan sering mengancam, memarah-marahi dan mencaci maki wartawan ditangerang selatan, tidak cukup disitu mafia berkedok wartawan tersebut melarang semua wartawan berkeliaran disekolah-sekolah, SKPD-SKPD, dan kantor-kantor pemerintahan untuk mencari berita di tangsel, oknum  mafia berkedok wartawan ini sering memarah-marahi kepala sekolah ditangerang selatan dan meminta uang sebesar Rp.300.000,- persekolah setangsel dengan alasan membayar tulisan serta mengejar-ngejar kepala sekolah sampai kerumah sambil menyodorkan kwitansi maka tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan karena sudah menjurus kepada premanisme dan mafia salah seorang wartawan melaporkan kepada Forum Komunikasi Jurnalis (FKJ) bahwa dia diancam, dimaki-maki oleh oknum mafia yang berkedok wartawan (MM dan AF yang masih bersaudara) serta menghalang-halangi wartawan untuk meminta konfirmasi, oknum mafia dan preman ini juga memanggil temannya RN dia  juga sekretaris pokja yang dipimpin MM tersebut RN ini dipecat dari Koran Media Kota karena menggadaikan KTA Media Kota dipanti pijit.
Ketua FKJ Zaenal Arifien dari Koran Sinar Pagi setelah mengetahui masalah ini mengatakan saya tau betul kedua oknum tersebut kerjaannya selama ini memang merusak citra wartawan dan bertindak seperti mafia dan preman dalam melancarkan aksinya dan Agus G dari Koran Patroli yang mendengar langsung dan tau peristiwa ini mengatakan kita seorang wartawan tidak boleh takut menghadapi kelompok-kelompok mafia dan preman berkedok wartawan (MM dan AF yang masih bersaudara ipar) ini benar-benar menghancurkan profesi wartawan kita harus segera menghentikan perbuatan oknum ini. Dan Asep Kiki Permana dari Koran Target Buser mengatakan saya pernah dihalang-halangi dalam tugas mencari berita disekolah-sekolah maupun di SKPD-SKPD saya harus berkordinasi dulu dengan oknum mafia dan preman ini (MM dan AF yang masih bersaudara ipar) hal yang sama juga dialami oleh Udin Chandra dari Koran Progresif, Valentin Pimpred Koran Investigasi Birokrasi, Heri gondrong dari Koran TWH dan wartawan-wartawan yang lain juga mengalami nasip yang sama, setelah hal ini diberitahukan kepada Andi Bondan ketua PERWATAS (Persatuan Wartawan Tangerang Selatan), Maharaja dari PWI Tangsel, mengatakan mereka siap membantu dalam mengungkap kasus ini, ketua POKJA Wartawan mingguan Tangsel yang diakui setiap wartawan adalah saudara EKO dan tidak ada POKJA-POKJA lain. Menurut rohana yang mendapat laporan dari penerbit bahwa oknum mafia dan preman (MM dan saudara iparnya AF) sering memeras penerbit untuk meminta jatah sebagai Pengawal penjualan buku Tidak ada dalam pelajaran ilmu jurnalistik tugas wartawan itu membekingin, menghalang-halangin, memaki, menggebrak-gebrak meja, mempressure, menjustis, meminta-minta dengan paksa setiap tulisan dalam pemberitaan dan menghalang-halangin wartawan lainnya dalam mencari atau mengejar berita wartawan itu harus beretika dengan penuh rasa tanggung jawab dan arif bijaksana, tidak menyiarkan berita tulisan yang menyesatkan, memutar balikkan fakta, bersifat fitnah, sadis, dan sensasi yang berlebihan, bukan mengancam-ngancam wartawan yang mempunyai bukti akurat suatu kasus dan menghalang-halanginya dalam mendapatkan konfirmasi dengan penerbit tersebut ujar Yantriman selaku sekretaris Forum komunikasi Jurnalis Tangerang Selatan (FKJ Tangsel) beliau menambahkan mari sama-sama kita bongkar semua kasus ini. Serta kita hentikan sepak terjang mafia dan preman yang berkedok wartawan dengan melaporkannya kepada pihak yang berwajib.
Read More.. Share

Minggu, 13 Oktober 2013

PERS DAN DINAS PENDIDIKAN SAMA-SAMA MEMPUNYAI TANGGUNG JAWAB

Tangerang Selatan (MTS)
Dimana dunia pendidikan pada dasarnya adalah sebagai salah satu faktor yang terpenting untuk mencerdaskan anak bangsa peran serta penyelenggara dunia didik serta sistim pembelajaran yang berkualitas dan bebas dari tiur bisnis dan bebas dari pungli dan kepentingan-kepentingan pribadi dari oknum-oknum  pejabat dinas pendidikan tangerang selatan menanggapi permasalahan yang terjadi ini dikarenakan carut marutnya sistim dunia pendidikan yang khususnya ditangerang selatan kalau  kita membahas soal   pendidikan dan kependidikan kitapun harus bertanya pada diri kita sendiri sebagai wartawan, bukan kah kita mempunyai tanggung jawab bersama dengan pendidikan dan kependidikan bisakah kita bersama-sama sebagai wartawan dan dinas penddikan tangsel bergandengan tangan membenahi carut marutnya dunia pendidikan ini. kemungkinan akan sulit tercipta rasa kemitraan, dalam sebuah hubungan yang dilakoni oleh kedua lembaga yang memiliki perbedaan namun,  tidak bagi wartawan dan dinas pendidikan tangerang selatan. kedua lembaga ini memiliki banyak perbedaan, tetapi hubungan keduanya terus berlangsung “bermitra”. Bahkan ‘kemitraan’ dinas pendidikan dan wartawan sudah berlangsung lama. Hal itu bisa dijajaki dengan pemahaman pada istiah lapan enam (86) yang merupakan sandi dengan arti ‘paham’ atau ‘mengerti’.
   Tetapi, kerap juga diartikan, bahkan menjadi populer istilah 86 menjadi pengganti suap atau sogok yang dihaluskan dengan sebutan ‘ungkapan terima kasih’. Banyak sekali jenis tindakan dinas pendidikan yang lantas berubah ‘terima kasih’. Misalnya, meminta wartawan untuk tidak memberitakan penemuan pelanggaran yang ada dilapangan.
   Siwartawan lantas diberi bingkisan ‘ungkapan terima kasih’ berupa amplop, sebagai awak media tak kaget dengan hubungan kedua lembaga yang  berbeda tapi tetap ‘bermitra’, jalinan hubungan ‘bermitra’ antara oknum watrawan dan oknum dinas pendidikan tangseel bisa beraneka ragam. bahkan bisa hingga  menyebabkan perbedaan pendapat, hingga menimbulkan kecurigaan diantara sesama wartawan. jika ada seseorang wartawan sedang mencecar sang pejabat dinas pendidikan dengan pertanyaan-pertanyaan tajam hingga membuat pejabat itu sulit menjawabnya. Terkadang ada saja oknum wartawan lainnya yang langsung nyeletuk agar pertanyaannya tidak mempersulit pejabat dinas pendidikan tersebut.
   Biasanya ini merupakan bentuk pembelaan sang oknum wartawan terhadap ‘atasannya’ dilapangan, karena kerap memperoleh lapan enam.
   Selayaknya dua lembaga ini bergandengan tangan untuk membenahi carut marutnya dunia pendidikan ditangsel apapun bentuk penemuan dan pelanggaran yang dilaporkan wartawan apa lagi menyangkut anggaran dinas pendidikan harus menindak lanjuti sampai pada penindakan dengan catatan penemuan tersebut harus benar, akurat disertai dengan bukti-bukti. Disini lah kedua lembaga ini bisa bekerja sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. (Rohana)
Read More.. Share

KPK HARUS PERIKSA ANGGARAN BOSDA TAHUN 2012 DIINDIKASIKAN SARAT DENGAN KKN

Tangerang Selatan (MTS)
Dunia pendidikan khususnya untuk ruang lingkup kota tangerang selatan selama ini menjadi sorotan tajam dari berbagai sudut pandang baik dari masyarakat media maupun LSM.pemerintah Negara Republik Indonesia  memberi perhatian khusus begitupun pemerintah daerah dengan digolontorkannya bantuan melalaui program Bantuan Operasianal Sekolah (BOS) dan Bantuan  (BOSDA) untuk meningkatkan mutu  serta kualitas pendidikan dengan pelayanan yang maksimal kepada semua siswa dan ini menjadi tanggung jawab bersama.dalam konstitusi anggaran untuk pendidikan adalah 20% dan pemda tangsel telah merealisasikannya namun tidak selayaknya hal ini dimanfaatkan oleh para oknum dinas pendidikan tangsel dinaikkannya anggaran bantuan operasional daerah (BOSDA) tahun ajaran 2012, SD dari Rp.12500 /siswa menjadi Rp.30000 /siswa tidak ada manfaatnya bagi siswa dan orang tua murid padahal dana tersebut sangat dibutuhkan  anak didik dan sekolah demi kelancaran proses belajar mengajar pencairan dana bosda ini sangat sulit dan berbelit belit anggaran yang mereka buat dan ajukan dikembalikan dengan alasan tidak lengkap dan salah  berkas  itupun diperbaiki sesuai dengan petunjuk mereka dan diajukan lagi tapi salah lagi sampai berkali kali hingga berlarut larut beberapa kepala sekolah menginginkan penyaluran bosda seperti dulu yaitu hibah  bukan seperti sekarang akhirnya semua dikerjakan dinas pendidikan tangsel kegunaannya mayoritas untuk belanja modal, dalam pengiriman barang dengan  anggaran bosda tersebut seperti AC, LAPTOP, SOFA ( KURSI TAMU ), INPOKUS, KAMERA, LEMARI, BUKU PAKET, BUKU LKS, MOBELER, PRINTER, TV,  Dan lain-lain. Dari bukti bukti hasil investigasi dan konfirmasi juga dari nara sumber yang tidak mau disebutkan namanya belanja modal dari anggaran BOSDA ini di indikasikan sarat dengan KKN yang lebih memprihatinkan lagi sekolah yang sudah membayar pajak tapi barang tak kunjung datang, ini yang sangat merugikan siswa serta orang tua siswa buku paket bahasa Indonesia dan matematika yang seharusnya turun awal tahun ajaran baru tahun 2012 tapi turun akhir februari 2013 disaat siswa sudah mulai UAS ujian akhir sekolah. KPK harus periksa anggaran BOSDA ini. (Rohana)
Read More.. Share

Sabtu, 12 Oktober 2013

ANGGARAN BUKU LKS BOSDA DI SDN TANGSEL TAHUN AJARAN 2013 DI INDIKASIKAN SARAT DENGAN KKN


Tangerang Selatan (MTS)
Pemkot tangsel terus mengupayakan pendidikan gratis tujuannya agar semua warga dari berbagai kalangan ekonomi bisa menikmati pendidikan prioritas pendidikan ini dibuktikan dengan mengolalikasikan anggaran yang besar jika pendidikan tidak diprioritaskan maka imbasnya kepada masyarakat akan banyak anak yang putus sekolah dikota ini porsi anggaran sebesar 20% dari APBN dan APBD salah satunya contoh indikator dari keperpihakkan Pemkot tangsel terhadap dunia pendidikan dan ini harus benar-benar dilaksanakan dengan amanah pendidikan hal pokok bagi warga negara indonesia, Pemkot tangsel terus berupaya menggratiskan biaya pendidikan dinas pendidikan tangsel melarang penerbit dan distributor menjual buku LKS yang sudah dianggarkan oleh BOSDA di208 sekolah dasar negeri yang ada ditangsel dengan adanya LKS BOSDA 2013 yang diterbitkan oleh CV Wara Wali memakai TIM KKG Tangsel namun sangat disayangkan TIM KKG Tangsel tersebut hanya Fiktip belaka karena setelah dikonfirmasi keberbagai pihak nama-nama yang tertulis sebagai TIM KKG mereka mengatakan tidak tahu menahu kalau nama mereka ada didalam TIM KKG tersebut jangankan untuk membuat soal yang ada diLKS BOSDA tersebut mengoreksi juga mereka tidak pernah dan mereka tidak bertanggung jawab terhadap buku LKS yang sifatnya pembohongan  publik, ini dikarenakan dari pihak CV.Wara Wali tidak pernah memberi tahu kalau nama-nama mereka dicantumkan sebagai  TIM KKG pada buku LKS BOSDA Tahun ajaran 2013 seharusnya dalam pembuatan buku LKS ini sesuai dengan KTSP pihak sekolah memiliki wewenang penuh sebagai mitra tidak diajak kordinasi dalam pengadaannya dan yang lebih anehnya lagi anggaran yang begitu besar Miliaran Rupiah untuk pembuatan Lembar Kerja Siswa ini tidak melalui lelang ataupun tender oleh dinas pendidikan ketika hal ini ditanyakan kepada pihak terkait jawab mereka ini penunjukan langsung (PL)  persekolah setelah ditelusuri ternyata penunjukan langsung ini untuk 208 SDN setangsel aturan mana yang dipakai dinas pendidikan tangsel penunjukan langsung 208 SDN untuk satu penerbit saja begitu juga dengan tematik untuk satu penerbit yang sama kong kalingkong ini harus diusut oleh KPK dikarenakan anggaran BOSDA 2013 diindikasikan sarat dengan KKN seandainya dinas pendidikan tangsel menyetujui pencairan buku LKS bosda 2013 ini berarti ikut terlibat dengan pembohongan publik. (Rohana)
Read More.. Share

PULUHAN RIBU ORANG TUA WALI MURID TERTIPU


Tangerang Selatan (MTS)
Membahas soal pendidikan dan kependidikan memang tak ada habis-habisnya naiknya anggaran pendidikan 20% sesuai dengan Undang-Undang 45 hanya menciptakaan peluang dan pemanfaatan kong kalingkong  oknum pejabatnya untuk melakukan korupsi  pemerintah kota tangerang selatan sangat serius meningkatkan mutu pendidikan dan sekolah gratis untuk SD negri BOS  yang sebelumnya Rp. 48.000,- begitu pun dengan BOSDA  yang tadinya Rp 12.500,- naik menjadi Rp 30.000,- / siswa jadi untuk SD mendapatkan dana bos dan Bosda Rp 78.000,- / siswa per bulan dan setahunnya Rp 936.000,-  /Persiswa pertahun jumlah ini untuk standar pendidikan di tangsel sangat cukup kalau dikelola oleh sekolah yang bersangkutan sekolah gratis yang di canangkan ibu Walikota Tangerang Selatan bukanlah isapan jempol belaka dan mimpi tidur panjang kita, Ibu Walikota sudah menepati janjinya pendidikan bermutu dan sekolah gratis tapi apa yang terjadi dengan bosda anggaran 2012? Kepala seolah di Tangsel mengeluh karena pencairan dana bosda ini sangat sulit dan berbelit-belit anggaran yang mereka buat dan ajukan dikembalikan dengan alasan tidak lengkap dan salah berkas yang mereka ajukan itu pun diperbaiki sesuai dengan petunjuk mereka dan diajukan lagi tapi salah lagi sampai  berkali-kali sehingga berlarut-larut akhirnya semua dikerjakan dinas Pendidikan Tangerang Selatan ternyata kegunanya mayoritas untuk belanja modal termasuk untuk buku LKs dan Buku Paket, buku LKs yang dibiayai anggaran bosda ada 7 bidang mata pelajaran dan lks bosda itu harus dibagikan kesemua murid gratis dan hal ini jauh-jauh hari telah diberitahukan kesemuaa kepala sekolah bahwa  semester ganjil atau semester pertama tahun ajaran 2012 ada 7 bidang lks bosda yang harus dibagikan secara gratikepada semua siswa untuk meringankanbeban orang tua murid dan hal ini pun diberitahukan kepada semua penerbit pengiring buku lks bosda tetapi apa yang terjadi hampir semua penerbit nyolong start untuk menjual buku lks dengn mata pelajaran yang sama dari 7 bidang tersebut dan itu mereka lakukan disaat liburan sekolah kong kalingkong ini di kondisikan oleh kepla sekolah yang bersangkutan hal ini pernah ditanyakan ke sekolah yang bersangkutan jawaban mereka buku lks bosda terlambat datangnya ini adalah alasan kuno dan tidak masuk akal padahalkan semua sudah tahu 7 bidang buku lks bosda yang harus dibagikan kesemua murid secara gratis akhirnya buku tersebut hanya ditumpuk dan disimpan ada beberapa sekolah yang membagikan tapisemua percuma wali murid sudah membeli buku lks 7  bidang yang sama dari penerbit yang sama pula dan ketika ditanya dengan santainya mereka menjawab buku lks bosda tersebut untuk PR saja dan setiap sekolah yang ditanya bermacam-macam pula cara mereka berkelit dan hal yang sama ditanyakan juga keperbit pengiring buku lks bosdatersebut beberapa penerbit mengatakan 7 bidang mata pelajaran lks tersebut 4 bidang yang sama dari penerbit yang sama pula dan ketika ditanya dengan santainya mereka menjawab buku lks  bosda tersebut untuk PR saja dan setiap sekolah yang  ditanya bermacam-macam pula cara mereka berkelit dan hal yang sama ditanyakan juga keperbit pengiring buku lks bosdatersebut beberapa penerbit mengatakan 7 bidang mata pelajaran lks tersebut 4 bidang dikuasai atau milik Dz kami hanya membagikan saja perwilayah UPT kami dapat 3 bidang jadi kalau kami kirim 7 bidang lks bosda tersebut yang 4 bidang itu yang ada tulisan situ gintungnya milik Dz dan untuk, pembayaran yang kami punya 3 bidang atau semua buku lks anggaran bosda 2012pencairannya malalui Dz karena dari dinas tangsel menunjuk Dz sebagai pelaksana penerbitan 7 bidang buku LKS bosda tahun anggaran 2012 juga Dz lah yang membagi-bagikan ke kami dan ketika penerbit ditanya 3 bidang buku lks bosda yang mereka kirim itu mana bukunya mereka hanya menjawab sudah dikirim tapi itu tidak bisa dilihat dengan kejadian ini penerbit harus bertanggtung jawab begitu pun semua pihak yang terkait dengan buku lks bosda tahun anggaran 2012 untuk mengembalikan uang tersebut kepada yang berhak wali murid sebab mereka telah  terlanjur membeli buku lks regular kepada penerbit yang sama dan ini dikondisikan oleh kepala sekolah yang lebih megherankan lagi penunjukan langsung pengadaan buku lks bosda kepada 1 penerbit yang besar anggarannya diatas 4 Milliar ada apa ini.? ( Rohana )

Read More.. Share

REKOR MURI CUCI TANGAN DITANGERANG SELATAN


Tangerang Selatan (MTS)
Eka Hospital menyelenggarakan cuci tangan pakai sabun (CTPS) bekerjasama dengan PT Unilever Indonesia Tbk. melalui Lifebuoy bersama 15.000 siswa SD dari 300 SD yang berhasil meraih rekor MURI. ternyata telah mengalahakan rekor Kota Bukit Tinggi, Sumatera Barat, dalam acara yang hampir serupa.Pasalnya, rekor sebelumnya di Kota Bukit tinggi bulan Juni lalu itu hanya diikuti 12.219 orang. Sementara acara Cuci tangan di Tangsel diikuti lebih dari lima belas ribu peserta. Lebih dari 15.000 siswa SD dengan meriahnya melakukan gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Kegiatan yang dilakukan pada Sabtu (28/9) di Lapangan BSD, Tangerang, digelar dalam rangka Hari Cuci Tangan Sedunia (Global Handwashing Day) yang jatuh pada 15 Oktober mendatang. Lifebuoy bersama Eka Hospital bekerja sama dalam kegiatan akbar ini. Pelajar sekolah dasar mencuci tangan mereka pada pemecahan rekor MURI cuci tangan bersama di Lapangan Sunburst BSD, Serpong, Tangsel, Banten, Sabtu (28/9). Cuci tangan yang diikuti lima belas ribu murid sekolah dasar itu digagas Pemprov Banten bersama Pemkot Tangsel, Sinar Mas Group dan PT. Unilever sebagai bentuk edukasi kesehatan kepada masyarakat yang dimulai dari tangan.Kuman memang ada dimana-mana termasuk di tangan kita. Bahkan ada jutaan kuman yang bersarang di tangan kita, dan bukan hanya di bagian telapak, lho. jangan remehkan mencuci tangan jika kegiatan itu tidak  dilakukan secara baik dan benar, maka berbagai macam penyakit yang disebabkan kuman, antara lain sakit tenggorokan, panas, demam, sakit perut, muntah-muntah , batuk dan pilek akan menghatui hidup kita sehari-hari.
Menurut dr. Wani Devita Gunardi, SpMK dan Andri Eriek Steven CTPS merupakan langkah sederhana dengan dampak luar biasa bagi kesehatan. Hasil riset telah membuktikan, CTPS dapat mencegah tingkat diare hingga 50% dan Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) hingga  45%. Bahkan ada penelitian terbaru dalam Journal of Environmental Research and Public Health. Dalam jurnal tersebut disebutkan bahwa saat seorang mencuci tangannya dengan sabun dan air akan menghilangkan 92% organisme (penyebab penyakit infeksi) di tangan. “Untuk itu, CTPS harus dilakukan secara tepat sesuai dengan 12 langkah yang direkomendasikan WHO. CTPS perlu disosialisasikan terus-menerus dan dijadikan kebiasaan setiap lapisan masyarakat dimulai dari anak -anak,” begitu kata dr. Wani, ahli mikrobiologi dari Eka Hospital Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie juga kepala dinas pendidikan tangsel Mathoda dan kasi SD H. Yahya beserta jajarannya yang hadir di kegiatan itu memberikan respon positif atas kampanye cuci tangan pakai sabun tersebut. Menurutnya, hal itu dapat mengedukasi siswa Sekolah Dasar dalam kebersihan. Cuci tangan pakai sabun sejak dini sebagai salah satu bagian dari Prilaku Hidup Bersih Sehat. (Rohana)

Read More.. Share

Minggu, 21 April 2013

CARUT MARUT UN SIAPA YANG BERTANGGUNG JAWAB

Tangerang Selatan (MTS).
Mendikbud sebagai yang paling bertanggung jawab atas kekacauan yang terjadi di dunia pendidikan Indonesia saat ini.  terlalu menganggap enteng penyelenggaraan UN sehingga banyak masalah terjadi. Seperti penundaan UN di 11 provinsi karena pengepakan soal, terselipnya lembar soal dalam paket pelajaraan yang tengah diuji, hingga masalah teknis yang dinilai carut-marut PT Ghalia Indonesia Printing yang dituding menjadi penyebab utama tertundanya ujian nasional di 11 Provinsi. “Bagaimana bisa satu perusahaan memegang 11 provinsi? Padahal ada enam pemenang tender. Seharusnya 33 provinsi di Indonesia, pengadaannya dibagi rata ke enam perusahaan."
"Menteri harus bertanggung jawab. Ia harus berani berhenti secara jantan," 
praktisi dunia pendidikan geram. Bahkan, ada yang menuntut Mendikbud Mohammad Nuh untuk mundur dari jabatannya. Keterlambatan pencetakan dan pendistribusian soal UN pada 2013 bukanlah kasus yang berdiri sendiri. Ada banyak faktor yang mengiringinya. Mulai dari persoalan teknis pembuatan soal dan lelang sampai pada masalah kebijakan baru kemendikbud.
 Setiap kali dilaksanakan, UN tidak pernah sepi dari masalah. Pada tahun 2012 lalu, publik dikejutkan dengan adanya pemberitaan tentang kebocoran kunci jawaban Menyikapi hal itu, mendikbud kala itu hanya menyatakan akan segera menurunkan tim verifikasi ke lapangan. Sementara hasil dari verifikasi itu tidak pernah disampaikan ke publik. akibat kebijakan UN yang semakin ketat. Sejauh ini, UN telah menjadi momok yang menakutkan bagi siswa dan juga para guru. Siswa takut UN karena khawatir tidak lulus. Sementara, guru takut dengan UN karena bila siswanya banyak yang tidak lulus otomatis akan menjatuhkan reputasi sekolahnya. Akhirnya, siswa dan guru menghalalkan segala cara agar bisa mendapat hasil maksimal pada UN. Akibatnya, para siswa dilegalkan dan bahkan dianjurkan menyontek. Di era kontemporer seperti saat ini, banyak metode evaluasi KBM lain yang bisa diterapkan. Untuk menguji kemampuan para siswa, tidak bisa disamaratakan secara nasional. Adalah fakta bahwa sarana prasarana pendidikan di daerah terpencil tertinggal jauh dari yang dimiliki oleh mereka yang belajar di perkotaan. Selain itu, boleh jadi seorang anak lemah dalam matematika, bahasa Indonesia, dan IPA, tetapi bisa saja dia sangat menguasai kesenian. Lalu mengapa pemerintah harus memaksa dia untuk lulus matematika dan mengabaikan bakat alamiah yang dipunyainya? Berapa banyak orang yang bisa survive dan mendatangkan kebaikan dengan hanya menguasai kesenian? Kementerian yang dipimpin Mohammad Nuh itu dinilai gagal menyelenggarakan ujian nasional secara serentak. Masalah utamanya, pencetakan dan distribusi soal ujian tidak tuntas sampai batas waktu pelaksanaan ujian Dan tedernya di indikasikan sarat dengan KKN, banyak pihak yang telah menyampaikan kritik dan penolakan terhadap UN. Namun, kemendikbud tetap bersikukuh untuk mempermanenkan penyelenggaraan UN. (Red)

Read More.. Share

PERKETAT IZIN SUPERMARKET

Tangerang Selatan (MTS)
Banyak supermarket ditangerang selatan disegel satuan polisi pamong praja (satpol PP) sebab bangunan tersebut tidak mempunyai izin mendirikan bangunan (IMB). Diserpong ada supermarket disegel setahun yang lalu ternyata beroperasi akhirnya bangunan itu disegel petugas terkait disaksikan Anggota DPRD.
Pemerintah kota tangerang selatan diminta memperketat perizinan supermarket sebab keberadaannya berdampingan dengan pedagang kecil dan komuniti yang nyaris sama, bahkan ada supermarket didalam pasar tradisional seperti yang terjadi dipasar ciputat dan supermarket yang berdampingan dengan pasar mini pertamina yang menuai protes keras dari para pedagang dan berakhir dengan kekalahan para pedagang padahal supermarket tersebut adalah perumahan yang disulap menjadi supermarket yaitu perumahan pertamina dengan menjamurnya supermarket pedagang tradisional nasipnya semakin terjepit dan tergusur sumber yang diperoleh media tangerang selatan disenyalir pengusaha ritail tersebut perijinan tempaat usahanya bersetatus kontrak dengan jangka waktu puluhan tahun menurut prosedur mereka harus mengurus perijinan untuk IMB di BP2T operasional dinas perindustrian dan perdagangan dan badan lingkungan hidup daerah (BLHD). Menurut narasumber yang tidak mau disebutkan namanya ada supermarket ijinnya tidak lengkap tetap beroperasi (buka) menurut Abdul Somad peeemilik took mengatakan dampak sosial ekonomi masyarakat dengan keberadaan gerai itu sangat terasa karena kami harus bersaing kami berharap pemerintah kota tangerang selatan hendaknya melindungi pedagang tradisional, sebelumnya kami bisa menghasilkan kurang lebih Rp. 3.000.000 perhari dengan keberadaan supermarket tersebut sekarang penghasilan kami Cuma dibawah Rp. 2.000.000 perhari padahal kami berjualan dengan waktu yang lebih panjang hal yang dikaatakan pedagang ciputat omset saya anjlok gara-gara maraknya supermarket yang cenderung tidak dibatasi dan belum ada aturannya saya mohon Pemkod perketat ijin ritail tersebut (RED)
Read More.. Share

PROGRAM KOTA LAYAK MODELNYA BAGAIMANA

Tangerang selatan, MTS
Kota tangsel memprogramkan “kota layak Anak” (KLA) anggaran yang dibutuhkan untuk merealisasikan cukup signifikan sejak maret 2011 pemkot Tangsel menjadi pilot projek untuk program tersebut. Anggaran itu bukan dikucurkan secara langsung, tetapi diakumulasikan kepada 5 satuan kerja perangkat derah (SKPD) dalam berbagai kegiatan yang mendukung KLA. Untuk yang menyangkut pendidikan dana itu dialokasikan ke dinas pendidikan.
Untuk kebutuhan kesehatan dikucuran kedinas kesehatan, demikian seterusnya. Tepatnya 5 pos dinas yang dimaksud adalah dinas sosial dan tenaga kerja dan transmigrasi, Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLDH) dan badan Pemberdayan Perempuan dan Keluarga Berencna bagaimana implementasi serta keterkaitan 5 SKDP terhadap peran sertanya ikut membangun Kota Layak Anak, ini harus terpenuhi misalnya hak sosial anak, hak untuk memperoleh kesehatan  yang merata, hak pendidikna untuk anak terkait wajib belajar 9  tahun dan seterusnya
Kota yang layak buat anak-anak itu modelnya bagaimana? Dengan alokasi angaran yang cukup dan merupakan himpunan dari pajak dan retribusi milik rakyat, pola kerangka demi terciptanya sebuah kota yang layak masih merupakan sesuatu yang membingungkan rakyat kecil (Red)
Read More.. Share

RUSUNAWA SERUA MULAI DI TEMPATI

Tangerang Selatan, MTS .

Rumah susun sewa (rusunawa) yang terletak di kelurahan serua kecamatan ciputat kota tangerang selatan yang diperlukan korban banjir situ gintug nampaknya mulai ditempati . lurah serua H. makum sagita mengakui kalau ditawarkan kepada masyarakat umum sebab warga korban situ gintung enggan menempati rusunawa tersebut.
Informasi kabid perumahan dan pemungkiman dinas tata kota tangsel . karsono mengatakan, memang pihak pusat dalam hal ini kementrian perumah rakyat telah menyerahkan kunci yg secara simbolis rusunawa – serua sudah siap untuk ditempati “, untuk bulan febuari lalu sekitar 10 KK akan menempatinya . rusunawa dibangun 4 lantai dengn jumlah 74 unit, masing-masing unti luasnya 27m2 . untuk biaya pemeliaraan ditargetkan sssekitar Rp.200.000-300.000 / unit / bulan . untuk lantai dasar Rp.250.000/ bulan . lantai 1 Rp240.000 / bulan . lantai 2 Rp.220.000 / bulan dan lantai 3 Rp.200.000 / bulan. (Red)
Read More.. Share